.jpg)

GRESIK, 24 Juni 2026 – Dalam rangka pengayaan informasi dan wawasan pengelola Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri", Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gresik menggelar Kegiatan Workshop Pengelolaan dan Konservasi Berbahan Kertas. Kegiatan workshop yang berlangsung selama satu hari tersebut turut mengundang narasumber ahli, yaitu Pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur, Bapak Wahyu Dian Pramana, S.IP., S.Hum. Pelatihan ini diikuti secara antusias oleh seluruh staf pengelola museum yang memiliki tanggung jawab langsung dalam merawat benda koleksi museum.
Kegiatan workshop ini dikemas secara efektif ke dalam dua sesi utama, yakni pemaparan materi teoretis dan praktik konservasi koleksi berbahan kertas. Sesi pemaparan materi berlangsung dengan lancar di Ruang Peradaban Museum untuk memberikan landasan pemahaman dasar bagi para peserta. Sementara itu, seluruh rangkaian praktik konservasi dilakukan di Ruang Konservasi Museum dengan peralatan yang telah tersedia.
Sesi pertama banyak mengulas dan mengenalkan bahan-bahan media tulis manusia pada masa lalu seperti lontar, kertas deluwang, dan kertas Eropa, serta mengidentifikasi jenis dan upaya penanganan kerusakan koleksi. Sedangkan pada sesi kedua, peserta diajak melakukan praktik deasidifikasi untuk menetralkan kadar asam, laminasi menggunakan tisu Jepang untuk memperkuat serat kertas, hingga teknik penjilidan serta pembuatan portepel untuk penyimpanan dan pelindung. Berbagai teknik ini sangat penting dipelajari guna mencegah kerusakan fisik koleksi berbahan kertas akibat kelembapan udara tinggi dan faktor usia koleksi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola museum dapat mengimplementasikan ilmu pengelolaan koleksi berbahan kertas yang telah didapatkan. Langkah strategis ini menjadi sangat penting mengingat Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri" saat ini menyimpan puluhan koleksi berharga berbasis kertas yang sarat akan nilai sejarah.

.jpg)


