Tempat : Kampung Kajen Giri (MAP)
Waktu : Minggu Kliwon
Event ini digagas oleh Komunitas Giri Simbo bersama dengan warga RT 15 Dusun Kajen, Desa Giri. Ketua Komunitas, Muhammad Maarif dan Nurul Dhuha yang menjadi penggerak utama terselenggaranya event ini sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan masyarakat. Event ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan warisan budaya serta mendorong UMKM kuliner lokal yang ada di Kampung Kajen Giri.
Beragam kuliner dan minuman tradisional yang disajikan dalam event ini diantaranya Kupat Keteg, Bubur Suro, Bobor Dempul, Kowi, Kulpang, Wedang Pokak, Wedang Temulawak dan masing banyak lagi. Tak hanya kuliner dan minuman tradisional, pedagang juga mengenakan pakaian adat tradisional kebaya lengkap dengan kurosi dan peralatan yang digunakan terbuat dari tanah liat dan anyaman bambu. Sistem transaksi tradisional yang digunakan yaitu Koin Gobog alat tukar yang memiliki sejarah sejak masa Kerajaan Majapahit hingga Kerajaan Giri Kedaton. Selain itu, pengunjung disuguhkan hiburan tradisional serta informasi Sejarah Kampung Kajen yang sudah ada sejak tahun 1485 M. Melalui konsep yang diusung, Pasar Panganan Giri Biyen diharapkan mampu membangkitkan memori masa lalu bagi generasi yang pernah merasakan, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi generasi muda yang belum pernah menikmati suasana pasar tradisional tempo dulu.





