

Domain : Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional
Lokasi Persebaran : Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik
Kupat Keteg merupakan kuliner tradisional khas Giri yang dijadikan sebagai simbol perayaan tradisi peringatan hari raya Islam sejak masa pemerintahan di Kerajaan Giri Kedaton pada awal 15 M. Pada masa itu, biasanya Kupat Keteg dihidangkan ketika malam Ramadan ke-25 (malam Lailatul Qadar) dan juga saat Lebaran Syawal (Riyoyo Kupat). Berbeda dengan kupat pada umumnya, Kupat Keteg berisikan ketan putih, menggunakan daun gebang (Corypha Utan) sebagai selongsong, dan air keteg (air endapan minyak tanah yang keluar dari sumur) untuk memasaknya. Kupat Keteg biasanya disajikan bersama kelapa parut dan gula pasir.




.jpg)
